Rotasi Pekerjaan: Definisi, Manfaat, dan Contoh Penerapannya

RecruitFirst
Pengembangan Organisasi
04 Apr 2024
Rotasi Pekerjaan: Definisi, Manfaat, dan Contoh Penerapannya

Rotasi pekerjaan adalah suatu hal yang bisa dilakukan di perusahaan untuk meningkatkan keterampilan teknis maupun non teknis dari para pekerjanya. Selain itu, masih ada manfaat lain rotasi kerja yang bisa dirasakan, seperti mengatasi rasa jenuh dan menambah motivasi bagi para pekerja. 

Maka dari itu, penerapan rotasi pekerjaan adalah hal penting yang perlu untuk dilakukan. Buat kamu yang masih belum kenal dengan rotasi pekerjaan, simak artikel ini sampai akhir.

Apa itu Rotasi Pekerjaan?

Rotasi pekerjaan adalah teknik manajemen di mana pekerja akan dipindahkan ke tempat lain dengan jabatan yang setara. Pemindahan tersebut tentunya masih dalam lingkup organisasi yang sama. 

Rotasi pekerjaan tersebut memiliki jangka waktu tersendiri. Jika jangka waktu tersebut habis, maka pekerja yang dirotasi akan kembali ke posisi semula. Sebagai contoh, seorang staff admin gudang dirotasi menjadi staff admin kantor pusat dengan waktu 8 bulan.

Jadi, setelah 8 bulan menjadi staff admin kantor pusat, pekerja tersebut akan kembali ke pekerjaan semula, yakni staff admin gudang.

Manfaat Rotasi Kerja

Rotasi kerja bisa mendatangkan banyak manfaat. Maka dari itu, rotasi pekerjaan adalah suatu hal yang perlu dicoba oleh perusahaan. Berikut merupakan manfaat rotasi kerja yang perlu kamu ketahui:

1. Organisasi Semakin Seimbang

Salah satu manfaat dari menerapkan rotasi pekerjaan adalah tercapainya keseimbangan dalam organisasi. Keseimbangan organisasi atau perusahaan bisa menjadi kunci sukses suatu bisnis dalam menghadapi berbagai permasalahan. Dengan melakukan rotasi pekerjaan, kamu bisa menentukan posisi pekerja dengan jabatan yang tepat.

2. Menganalisis Kompetensi Karyawan

Manfaat selanjutnya dari rotasi pekerjaan adalah bisa melihat kompetensi karyawan lebih mendalam. Ketika melakukan rotasi kerja, karyawan tersebut akan mencoba berbagai macam hal baru yang benar-benar berbeda dari pekerjaan di posisi sebelumnya. 

Dan dari sini lah kamu bisa melihat apakah pekerjaan sebelumnya benar-benar cocok untuk karyawan tersebut atau justru lebih cocok di tempat barunya. Dengan begitu, kamu bisa menempatkan pekerja di posisi yang tepat.

3. Mengatasi Rasa Jenuh dan Bosan

Melakukan hal yang sama setiap hari pasti akan menimbulkan rasa jenuh serta bosan pada seseorang dan rotasi pekerjaan adalah hal yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

Dengan melakukan rotasi kerja, seorang karyawan akan ditempatkan di tempat baru dengan job desc yang tentunya berbeda dari sebelumnya. Selain itu, ia juga akan bertemu dengan rekan kerja baru yang memiliki karakter berbeda-beda.

Dengan begitu, mereka tidak akan bosan lagi karena hal yang mereka lakukan saat itu benar-benar baru. Dengan begitu, pekerja tersebut akan lebih bersemangat dalam bekerja dan bisa menurunkan tingkat turnover pekerja di perusahaan.

Baca juga: Kenali Apa Itu Payroll dan Manfaatnya bagi Perusahaan

4. Memberikan Tantangan Baru dan Motivasi pada Karyawan

Manfaat berikutnya dari rotasi kerja adalah dapat memberikan tantangan dan motivasi pada karyawan. Ketika melakukan rotasi kerja, karyawan akan diberikan tugas-tugas baru di tempat yang baru pula. Tugas-tugas baru itulah yang akan menjadi tantangan karena mereka harus mempelajarinya terlebih dahulu.

Ketika mendapat sebuah tantangan, manusia akan cenderung termotivasi untuk bisa menyelesaikan tantangan tersebut. Rotasi kerja adalah salah satu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan motivasi pekerja selain pemberian kompensasi.

5. Menambah Pengetahuan Karyawan

Salah satu tujuan rotasi kerja adalah menambah pengetahuan dari karyawan. Dengan melakukan tugas-tugas baru, secara otomatis pengetahuan dari karyawan tersebut akan bertambah karena harus mempelajari banyak hal untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. 

Selain itu, kerja sama yang dijalin antar karyawan juga akan semakin kuat karena mereka sudah mengetahui secara detail masing-masing pekerjaan yang dilakukan rekan-rekannya tersebut.

Baca juga: 9 Key Performance Indicator bagi HRD yang Bisa Diterapkan

Contoh Rotasi Pekerjaan dalam Perusahaan

Setelah mengetahui beberapa manfaat rotasi kerja di atas, tentunya kamu perlu mempertimbangkan untuk menerapkan strategi manajemen ini di perusahaanmu. Berikut merupakan beberapa contoh penerapan rotasi pekerjaan yang bisa kamu pakai sebagai referensi.

Diketahui, Hasan adalah seorang safetyman yang biasanya ditugaskan untuk mengawasi proyek pemasangan baliho kini dirotasi untuk melakukan pengawasan pekerjaan fabrikasi di bengkel pengelasan.

Berkat hal tersebut, Hasan jadi bisa belajar hal baru mengenai pengawasan keselamatan kerja di fabrikasi bengkel pengelasan dan bisa bertukar pengetahuan dengan rekan-rekan barunya di tempat tersebut.

Contoh selanjutnya, diketahui Araya adalah seorang perawat yang bertugas membantu dokter di poli jantung. Kini, ia dirotasi untuk membantu dokter di poli anak. Di tempat barunya, ia belajar banyak hal baru dan menghadapi banyak tantangan karena pasien yang kini ia tangani adalah anak-anak.

Dengan begitu, pengalaman dan wawasannya sebagai perawat dapat berkembang menjadi lebih baik.

Itulah beberapa informasi mengenai rotasi kerja yang perlu kamu ketahui. Rotasi pekerjaan adalah hal penting yang perlu dilakukan agar SDM yang ada di perusahaanmu semakin berkualitas. Buat kamu yang sedang membutuhkan bantuan dalam pengelolaan SDM, kamu bisa mencoba aplikasi HRIS dari RecruitFirst.

Aplikasi HRIS (Human Resource Information System) bisa membantu kamu dalam mengelola SDM secara praktis dan efisien. Dengan aplikasi ini, kamu bisa dengan mudah mengelola kinerja karyawan secara real time.

So, tunggu apa lagi? Jangan ragu hubungi kami untuk bisa merasakan manfaat aplikasi cerdas ini. Jadikan urusan pengelolaan SDM di perusahaanmu semakin efisien bersama dengan RecruitFirst.

Baca juga: Pengertian Perilaku Organisasi dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.