Pengertian Perilaku Organisasi dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Recruit First
Pengembangan Organisasi
29 Dec 2023
Pengertian Perilaku Organisasi dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Pada umumnya perilaku organisasi dapat terlihat dari bagaimana cara individu atau sekelompok orang berperilaku dalam organisasinya. Mempelajari perilaku organisasi seringkali ditujukan untuk mencari pemecahan masalah dalam ruang lingkup suatu manajemen. Hal ini berkaitan dengan pengendalian tingkah laku para anggotanya, serta upaya mencari atau meramalkan bagaimana perilaku tiap individu yang dapat berpengaruh pada usaha yang ingin dicapai organisasi.

Pada artikel ini, akan dijelaskan secara detail mengenai pengertian, elemen pembentuk, hingga manfaat perilaku organisasi untuk perkembangan suatu perusahaan. Mari kita simak bersama ulasan lengkapnya berikut ini!

Mengenal Pengertian Perilaku Organisasi

Perilaku organisasi merujuk pada studi tentang bagaimana individu, kelompok, dan struktur organisasi berinteraksi di dalam suatu lingkungan kerja. Hal ini melibatkan memahami dan menganalisis perilaku manusia di dalam konteks organisasi, dengan tujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kesejahteraan organisasi.

Perilaku organisasi melibatkan berbagai aspek, termasuk sikap, motivasi, kepuasan kerja, komunikasi, kepemimpinan, konflik, pengambilan keputusan, tim kerja, dan budaya organisasi. Tujuan utamanya adalah untuk memahami mengapa orang bertindak sebagaimana yang mereka lakukan di tempat kerja, dan bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi kinerja organisasi.

Apa Saja Elemen dari Perilaku Organisasi Sebuah Perusahaan?

Umumnya terdapat empat elemen penting yang mampu memengaruhi perilaku organisasi. Empat elemen ini dapat berasal dari internal maupun eksternal organisasi. Berikut adalah penjelasannya:

1. Manusia

Manusia adalah elemen yang paling mendasar dalam perilaku organisasi sebuah perusahaan. Ini mencakup semua individu yang bekerja di perusahaan tersebut, mulai dari karyawan hingga manajer dan pemimpin. Perilaku individu memiliki dampak signifikan terhadap budaya perusahaan, dinamika tim, dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Perilaku individu dalam organisasi dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti sikap, motivasi, kepribadian, kompetensi, dan nilai-nilai pribadi. Karyawan yang memiliki motivasi tinggi, sikap positif, dan keterampilan yang relevan cenderung berkontribusi lebih baik dalam mencapai tujuan organisasi.

Baca Juga: Pahami Pengertian Budaya Kerja serta Manfaatnya bagi Perusahaan

2. Struktur

Struktur organisasi merujuk pada tata letak formal yang membagi kerja dan wewenang di dalam perusahaan. Struktur organisasi yang efektif memberikan panduan tentang bagaimana tugas dan tanggung jawab dibagi, bagaimana komunikasi dan koordinasi dilakukan, serta bagaimana alur keputusan diambil. Terdapat berbagai jenis struktur organisasi, seperti struktur fungsional, divisi, matriks, dan tim. Setiap struktur memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Struktur yang baik harus dapat menciptakan keseimbangan antara fleksibilitas dan koordinasi, serta mendorong kolaborasi dan pertanggungjawaban yang efektif.

Baca Juga: Struktur Organisasi Perusahaan: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

3. Teknologi

Teknologi merujuk pada alat, perangkat, dan proses yang digunakan dalam perusahaan untuk menghasilkan produk atau layanan. Perkembangan teknologi memiliki dampak besar pada perilaku organisasi. Penggunaan teknologi yang tepat dapat meningkatkan efisiensi, mempercepat komunikasi, dan memungkinkan kolaborasi yang lebih baik antara anggota tim. Namun, teknologi juga dapat mempengaruhi pola kerja, struktur pekerjaan, dan interaksi sosial di antara karyawan. Perubahan teknologi yang signifikan dapat memerlukan adaptasi dan pembelajaran baru bagi karyawan, yang dapat memengaruhi perilaku mereka dalam bekerja.

Baca Juga: Panduan Lengkap Apa itu HRIS dan Manfaatnya bagi Perusahaan

4. Sistem Sosial

Sistem sosial dalam konteks organisasi merujuk pada interaksi dan hubungan antara anggota organisasi. Ini mencakup norma, nilai-nilai, budaya, kebijakan, dan praktik-praktik yang ada di dalam perusahaan. Sistem sosial yang sehat dan positif dapat mempengaruhi perilaku individu dan kelompok dalam organisasi. Budaya perusahaan, misalnya, dapat memengaruhi sejauh mana karyawan berinisiatif, berani mengambil risiko, atau bekerja secara kolaboratif. Kebijakan dan praktik organisasi juga dapat mempengaruhi motivasi dan kepuasan kerja karyawan.

Bagaimana Perilaku Organisasi Dapat Bermanfaat bagi Perusahaan?

Terdapat beberapa manfaat yang bisa perusahaan dapatkan ketika mempelajari perilaku organisasi, antara lain sebagai berikut:

  • Sebagai road map atau tolok ukur setiap karyawan dalam berkegiatan di sebuah organisasi.
  • Bermanfaat untuk melakukan penelitian secara sistematis serta, agar dapat memahami dan melakukan prediksi terhadap kehidupan dari sebuah organisasi.
  • Membantu masing-masing individu di dalam perusahaan untuk memahami perilakunya sendiri, maupun orang lain. Hal ini akan membantu hubungan interpersonal antar individu di dalam organisasi menjadi lebih baik.
  • Membantu manajer dalam memahami serta memengaruhi lingkungan. Manajer juga dapat lebih mudah menelaah permasalahan yang terjadi di organisasi.
  • Pemahaman perilaku organisasi dapat membantu perusahaan mencegah permasalahan sosial yang muncul dalam ruang lingkup internal.
  • Dapat bertindak sebagai motivasi setiap manajer agar mereka dapat memberikan pengarahan serta mengontrol setiap bawahannya dengan lebih efektif.
  • Menjaga agar hubungan terkait dengan industrial perusahaan tetap terjaga.
  • Prinsip perilaku organisasi yang diterapkan dengan baik, akan memberikan motivasi terhadap karyawan serta mampu untuk membuat mereka bertahan di dalam organisasi tersebut.

Pemilik perusahaan maupun HRD perlu mengetahui dan memahami perilaku organisasi karena hal ini berkaitan erat dengan manajemen talenta dan kinerja perusahaan itu sendiri secara keseluruhan. Manajemen talenta yang melibatkan pengawasan, pengembangan, dan pemberian umpan balik, harus dilengkapi dengan pemahaman yang baik terhadap perilaku organisasi. Hal ini dapat membantu pemilik perusahaan atau HRD untuk memotivasi karyawan, mengelola konflik, dan membangun lingkungan kerja yang sehat. 

Namun, manajemen perilaku dalam organisasi tersebut tidaklah semudah yang kita bayangkan, serta memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Oleh karena itu, kamu bisa mulai menerapkan solusi terbaik untuk kebutuhan perekrutan talent perusahaan dengan menggunakan jasa rekrutmen talent dari RecruitFirst. Beragam fitur perencanaan dan pengelolaan proses rekrutmen dari RecruitFirst dapat membantu meningkatkan efisiensi kinerja perusahaanmu, sehingga keberlangsungan bisnis dapat berjalan dengan baik.

Fitur-fitur RecruitFirst juga mencakup pelacakan absensi, pengelolaan dan penyimpanan data talent, serta pembuatan tanda tangan digital resmi dan dilindungi hukum yang dapat kamu gunakan untuk seluruh kebutuhan administrasi bisnis. Tunggu apa lagi? Hubungi kami segera dan tingkatkan kualitas bisnismu bersama RecruitFirst!

Pertanyaan Umum tentang Pengertian Perilaku Organisasi

Apa saja faktor yang mempengaruhi perilaku organisasi?

Faktor yang mempengaruhi perilaku organisasi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam organisasi, antara lain:

  • Manusia. Manusia adalah faktor yang paling penting dalam organisasi. Perilaku manusia dalam organisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kepribadian, sikap, motivasi, dan nilai-nilai.
  • Struktur. Struktur organisasi adalah susunan hubungan formal antar bagian atau antarindividu dalam organisasi. Struktur organisasi mempengaruhi perilaku organisasi dengan menentukan bagaimana tugas-tugas dibagi, bagaimana wewenang didistribusikan, dan bagaimana komunikasi berlangsung.
  • Teknologi. Teknologi adalah alat, mesin, dan prosedur yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa. Teknologi mempengaruhi perilaku organisasi dengan menentukan bagaimana pekerjaan dilakukan dan bagaimana karyawan berinteraksi satu sama lain.

Faktor eksternal adalah faktor-faktor yang berasal dari luar organisasi, antara lain:

  • Lingkungan ekonomi. Lingkungan ekonomi mempengaruhi perilaku organisasi dengan menentukan tingkat permintaan produk atau jasa, harga input, dan tingkat persaingan.
  • Lingkungan sosial. Lingkungan sosial mempengaruhi perilaku organisasi dengan menentukan nilai-nilai, norma, dan harapan masyarakat.
  • Lingkungan politik. Lingkungan politik mempengaruhi perilaku organisasi dengan menentukan peraturan dan kebijakan pemerintah.

Apa saja yang ada dalam perilaku organisasi?

Perilaku organisasi mencakup berbagai aspek, antara lain:

  • Perilaku individu. Perilaku individu dalam organisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kepribadian, sikap, motivasi, dan nilai-nilai.
  • Perilaku kelompok. Perilaku kelompok dalam organisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti dinamika kelompok, norma kelompok, dan kepemimpinan.
  • Perilaku organisasi. Perilaku organisasi adalah perilaku kolektif dari individu dan kelompok dalam organisasi. Perilaku organisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti struktur organisasi, teknologi, dan lingkungan organisasi.

Bagaimana cara mengembangkan perilaku organisasi?

Ada beberapa cara untuk mengembangkan perilaku organisasi, antara lain:

  • Pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan dapat membantu karyawan memahami perilaku organisasi dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk bekerja secara efektif dalam organisasi.
  • Rekrutmen dan seleksi. Rekrutmen dan seleksi dapat membantu organisasi memilih karyawan yang memiliki kepribadian, sikap, dan nilai-nilai yang sesuai dengan budaya organisasi.
  • Pengembangan karir. Pengembangan karir dapat membantu karyawan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka, sehingga mereka dapat lebih efektif dalam pekerjaan mereka.
  • Komunikasi. Komunikasi yang efektif dapat membantu karyawan memahami tujuan organisasi dan bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Kepemimpinan. Kepemimpinan yang efektif dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.