Manfaat Personal Development Plan dan Cara Membuatnya

RecruitFirst
Pengembangan Organisasi
02 Jun 2024
Manfaat Personal Development Plan dan Cara Membuatnya

Personal Development Plan atau sering disebut sebagai PDP merupakan salah satu cara yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kualitas diri guna menunjang karir di dunia kerja. Sembari menggali potensi diri, kamu bisa menerapkan PDP untuk menguasai kemampuan atau kebiasaan baru. 

Dengan menerapkan personal development plan secara efektif, kamu bisa mengembangkan diri secara berkelanjutan. Penasaran bagaimana cara membuat personal development plan yang tepat? Simak dulu yuk artikel ini!

Apa itu Personal Development Plan?

Sebelum ke pembahasan cara membuat personal development plan, sebaiknya kamu perlu mengetahui lebih dalam tentang apa itu personal development plan. Personal development plan adalah proses seseorang untuk meningkatkan kemampuan dirinya. Kemampuan tersebut bisa mencakup banyak hal, mulai dari pengetahuan hingga keahlian khusus. 

Perlu diketahui, PDP tidak hanya bisa digunakan untuk mencapai tujuan karir saja, melainkan juga dapat digunakan sebagai cara mencapai tujuan hidup lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Dengan menerapkan PDP yang efektif, kamu bisa mencapai tujuan yang diinginkan dengan lebih cepat.

Manfaat Personal Development Plan

Selain dapat membantu mempercepat kamu dalam mencapai tujuan, ternyata masih ada beberapa manfaat lain dari penerapan PDP. Adapun manfaat PDP adalah sebagai berikut.

1. Mempercepat Pengembangan Diri

Pegembangan diri perlu untuk dilakukan agar tujuan yang hendak kamu capai dapat terwujud. Dengan bantuan PDP, kamu dapat mengembangkan diri dengan memperbanyak soft skill , hard skill, serta pengetahuan baru. Dengan berbekal banyak skill dan pengetahuan baru, kamu dapat mencapai tujuan dengan lebih cepat dan mempertahankannya.

2. Alat Bantu Evaluasi Diri

Perlu diketahui, melakukan evaluasi diri dapat membuat kamu berkembang jauh lebih cepat. Ketika menerapkan personal development plan, kamu akan menemukan beberapa masalah atau kendala yang dapat menghambat kamu dalam mencapai tujuan. Masalah dan kendala tersebut dapat kamu buat sebagai bahan evaluasi sehingga hal tersebut tidak akan menjadi hambatan lagi di waktu mendatang.

3. Membantu Mencapai Tujuan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, PDP dapat membantu kamu untuk mencapai berbagai macam tujuan. Dengan menerapkan PDP, kamu akan semakin termotivasi untuk menjalankan hal tersebut. Selain itu, secara perlahan dedikasi dan komitmen kamu akan mulai terbentuk seiring banyaknya kegagalan dan hambatan yang dialami dalam mencapai tujuan.

Baca juga: Panduan Persiapan Karir di Industri Teknologi (Terbaru 2024)

Cara Membuat Personal Development Plan

Pada dasarnya, membuat personal development plan tidaklah rumit. Agar bisa berjalan dengan efektif, kamu harus berkomitmen untuk menjalankan hal ini. Berikut merupakan cara membuat personal development plan yang perlu kamu ketahui.

1. Buat Tujuan

Contoh personal development plan yang baik adalah memiliki tujuan yang jelas. Tidak perlu tujuan yang terlalu besar, buatlah tujuan yang sederhana, seperti rutin berolahraga dan sebagainya. Membuat tujuan yang besar memang bukan hal yang salah, tapi pastikan tujuan tersebut tidak membuat kamu pesimis setelah mengalami beberapa kendala.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa menerapkan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time Bound). Dengan menerapkan metode SMART, tujuan yang kamu buat akan lebih spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batasan waktu yang jelas. Berikut merupakan contoh tujuan mendapat pekerjaan yang dibuat dengan metode SMART:

  • Mengikuti 2 pelatihan dalam waktu 1 bulan untuk memenuhi job requirement.

Dalam tujuan tersebut kegiatan yang hendak dilakukan sangat jelas, yakni mengikuti 2 pelatihan. Waktu pelaksanaannya pun juga jelas, yakni 1 bulan. Lalu hal tersebut juga dapat dilakukan dan relevan dengan tujuan utama yakni mendapat pekerjaan.

2. Lakukan Analisa SWOT

Melakukan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Thread) pada diri sendiri dapat membantu kamu untuk menerapkan PDP. Sebagai contoh, kamu memiliki tujuan untuk berolahraga rutin sedangkan kelemahan (Weakness) kamu adalah memiliki fisik yang lemah. 

Berdasarkan hal tersebut, kamu bisa membuat porsi olahraga rutin yang bertahap. Dengan begitu, fisik kamu yang lemah akan lebih mudah untuk beradaptasi sehingga pada akhirnya kamu bisa berolahraga secara rutin tanpa merasa kelelahan lagi.

3. Buat Catatan Progres

Membuat catatan merupakan hal yang perlu dilakukan ketika menerapkan PDP. Catat berbagai macam hal yang kamu alami ketika menerapkan PDP, catatan tersebut pasti akan membantu kamu dalam mencapai tujuan. Sebagai contoh, ketika jogging kamu cepat merasa bosan. Jika mencatat hal tersebut, maka kamu bisa mencari solusinya agar permasalahan tersebut dapat teratasi.

Baca juga: Cara Membuat CV ATS Friendly, Favorit para HRD Perusahaan!

4. Minta Dukungan Orang Sekitar

Dukungan orang-orang sekitar bisa menjadi faktor penting dalam penerapan PDP. Dengan bantuan orang-orang sekitar, kamu pasti akan lebih termotivasi dan mungkin saja bisa mendapatkan banyak saran untuk dapat mencapai tujuan tersebut. Jadi, jangan malu untuk mengungkap personal development plan dan mintalah bantuan orang-orang sekitar untuk mewujudkan hal tersebut.

Itulah beberapa informasi mengenai personal development plan yang perlu kamu ketahui. Selalu mengembangkan diri merupakan salah satu cara yang perlu kamu lakukan agar dapat bertahan di ketatnya persaingan dunia kerja. Untuk kamu yang bingung mau cari pekerjaan di mana, kamu bisa mencarinya melalui RecruitFirst.

Melalui RecruitFirst, kamu bisa menemukan berbagai macam lowongan pekerjaan dari beragam bidang perusahaan di luar maupun dalam negeri. Sedangkan, untuk kamu para HR yang sedang mengembangkan strategi PDP dan melakukan pengelolaan SDM di perusahaan, kamu bisa mengandalkan aplikasi HRIS RecruitFirst untuk melakukannya. Bersama dengan RecruitFirst, pengelolaan SDM di perusahaan akan berjalan lebih lancar.

Baca juga: Ini Dia 7 Cara Cepat Dapat Kerja untuk Fresh Graduate

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.