Pengertian Human Capital Development dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Pengembangan Organisasi
15 May 2024

Human capital development adalah kunci kesuksesan perusahaan melalui Sumber Daya Manusia (SDM) yang kamu miliki. Human capital merupakan aset berharga yang dimiliki oleh perusahaan.

Menariknya, human capital bukanlah aset fisik yang bisa diukur, melainkan komponen immateriel yang mampu membawa perusahaan kamu pada kemajuan.

Yuk, kenali lebih dalam tentang human capital development dalam bacaan menarik di bawah ini!

Pengertian Human Capital Development

Human capital development adalah rangkaian kegiatan dan strategi mengoptimalkan potensi dan kapabilitas human capital. Lewat program pengembangan ini, karyawan bisa merasa didukung dalam berkembang dan mengasah skill-nya.

Intinya, human capital development adalah investasi jangka panjang bermanfaat juga bagi perusahaan. Kamu bisa menciptakan tim yang kompeten, produktif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan melalui human capital development.

Program pengembangan ini melibatkan upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kemampuan karyawan supaya mereka bisa berkontribusi dengan lebih efektif terhadap tujuan perusahaan.

Program ini tidak terbatas pada pelatihan rutin. Lebih dari itu, human capital development mencakup pendekatan yang lebih holistik untuk pengembangan karyawan, seperti pelatihan formal maupun informal, memberikan feedback, atau peluang pengembangan karir.

Komponen Penting dalam Human Capital

Human capital bisa dikatakan sebagai modal intelektual dan keterampilan yang dimiliki oleh karyawan. Misalnya, pengetahuan tentang industri, keterampilan komunikasi, pemahaman tentang teknologi, dan kemampuan analitis adalah bagian dari human capital. Berikut ini komponen utama dalam human capital:

  • Pengetahuan tentang industri, produk, pasar, dan tren.
  • Keterampilan (skill), baik hard skill maupun soft skill.
  • Pengalaman, baik pengalaman kerja, pendidikan, maupun pengalaman di luar pekerjaan seperti organisasi dan volunteering.
  • Motivasi dan sikap, seperti semangat kerja, komitmen terhadap tugas, keinginan untuk belajar, dan kemauan untuk berkolaborasi.

Dari daftar komponen di atas, kamu bisa melihat betapa pentingnya human capital dalam perusahaan, bukan? Maka dari itu, dibutuhkan human capital development supaya setiap komponen tersebut terus berkembang dan menghasilkan aset bagi perusahaan.

Baca juga: Apa itu Strategi Pengembangan Organisasi dan Prosesnya

Pentingnya Melakukan Human Capital Development bagi Perusahaan

Setelah memahami pengertian human capital development, mari kita masuk ke inti pembahasan! Kenapa, sih, human capital development begitu penting dalam perusahaan? Yuk, kita simak bersama beberapa alasan kamu harus memprioritaskan ini dalam pekerjaanmu sebagai Human Resources.

1. Mempertahankan Karyawan

Kamu pasti tidak ingin melihat karyawan keluar-masuk perusahaan, bukan? Melalui human capital development, karyawan merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk bertumbuh.

Hal ini tentunya membangun loyalitas dan semangat tinggi di dalam tim. Ketika karyawan tahu kalau mereka punya peluang untuk belajar dan berkembang, mereka akan tetap berada di perusahaanmu.

2. Meningkatkan Kepuasan Karyawan

Kepuasan karyawan bukanlah mitos. Ketika kamu memberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan dan mengejar tujuan karir, kamu juga meningkatkan rasa puas dalam diri mereka.

Karyawan yang puas akan lebih produktif, mampu berkolaborasi lebih baik, dan merasa bahwa pekerjaan mereka memiliki arti yang lebih dalam.

3. Karyawan Makin Terlibat dalam Perusahaan

Pikirkan ini sebagai win-win solution. Saat karyawan terlibat lebih dalam dalam perusahaan, mereka akan lebih terhubung dengan tujuan dan nilai-nilai perusahaan.

Dengan human capital development, kamu membuat karyawan merasa bahwa mereka merupakan bagian yang lebih berarti dalam perjalanan perusahaan.

Dalam dunia yang terus berubah, karyawan yang engaged akan menjadi tonggak perubahan yang positif.

4. Konsumen Ikut Merasa Puas

Nah, kalau konsumen merasa puas, artinya ada yang berjalan dengan benar di dalam perusahaanmu. Karyawan yang terampil dan terlatih dengan baik akan memberikan layanan yang lebih baik pula.

Mereka akan lebih mengerti kebutuhan konsumen dan mampu memberikan solusi yang lebih baik. Jadinya, konsumen tidak cuma puas, tapi juga tertarik merekomendasikan perusahaanmu kepada orang lain.

Baca juga: Career Development: Definisi, Manfaat, dan Cara Menerapkannya

5. Meningkatkan Return on Investment (ROI) pada SDM

Investasi dalam human capital development adalah investasi untuk masa depan. Ketika kamu melatih karyawan untuk menjadi lebih baik, mereka akan menghasilkan potensi yang lebih besar daripada investasi yang dikeluarkan.

Mereka akan menghadirkan keterampilan baru, ide-ide segar, dan inovasi yang dapat mengangkat kinerja perusahaan. Inilah yang menjadi ROI tidak ternilai yang dimiliki perusahaan.

Cara Merancang Program Human Capital Development Plan

Kamu pasti ingin merancang program ini sebaik mungkin agar bisa merasakan manfaat yang disebutkan di atas. Pertanyaannya, bagaimana merancang program atau rencana human capital development yang efektif? Jangan khawatir, di bawah ini ada beberapa panduan yang bisa kamu terapkan di perusahaanmu!

1. Tetapkan Visi yang Terarah

Visi adalah peta jalanmu dalam mengembangkan human capital development. Tetapkan visi yang jelas tentang bagaimana kamu ingin mengembangkan karyawan dalam jangka panjang. Visi akan membantu kamu lebih fokus dalam mengarahkan upaya-upaya development.

2. Pahami Tujuan Human Capital Development

Setiap program pasti punya tujuan. Apa yang ingin kamu capai melalui human capital development? Mungkin meningkatkan produktivitas, mengurangi tingkat pergantian karyawan, atau menciptakan tim yang lebih inklusif? Pahami tujuanmu dengan baik agar programnya berjalan dengan terarah.

3. Sederhanakan Proses Perekrutan

Perekrutan yang efektif dimulai dari proses yang baik. Pastikan kamu mengidentifikasi kriteria yang jelas untuk setiap posisi. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menemukan bakat yang sesuai dengan perusahaanmu.

4. Kenali Prestasi dan Skill Karyawan

Kamu perlu tahu keunggulan karyawanmu dan pada posisi mana mereka membutuhkan peningkatan. Evaluasi prestasi dan keterampilan secara berkala, dan gunakan data ini untuk merancang program pengembangan yang spesifik.

5. Adakan Program Pengembangan Karir untuk Karyawan

Program pengembangan karir memberikan karyawan kesempatan untuk merencanakan masa depan mereka di perusahaan. Dengan adanya jenjang karir yang jelas, mereka akan merasa lebih termotivasi untuk belajar dan berkembang.

6. Hadirkan Program Coaching atau Mentoring

Coaching dan mentoring adalah cara terbaik untuk mentransfer pengetahuan dan pengalaman dari para senior kepada karyawan yang lebih muda. Program ini juga membangun ikatan yang erat di antara anggota tim.

7. Kembangkan Strategi Manajemen Performa

Manajemen performa yang baik memastikan bahwa karyawan selalu berada pada jalur yang benar. Berikan umpan balik yang konstruktif dan bantu mereka merencanakan langkah-langkah pengembangan yang sesuai.

8. Rencanakan Rekrutmen berdasarkan Kebutuhan Perusahaan

Rekrutmen haruslah sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hindari rekrutmen impulsif yang hanya akan menambah beban kerja. Pastikan setiap rekrutmen mengisi kekosongan posisi atau jabatan yang relevan dan kamu mendapatkan karyawan yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh perusahaanmu.

Percayakan Kegiatan Outsourcing Bersama RecruitFirst

Agar proses rekrutmen lebih efektif dan sesuai dengan human capital development yang sedang berjalan, kamu bisa berkonsultasi bersama RecruitFirst. Kami adalah perusahaan outsourcing dengan konsultan yang memiliki expertise dan spesialisasi sesuai dengan bidang industri yang sedang kamu geluti.

Melalui layanan Talent Management kami, kamu bisa mendapatkan solusi yang insightful mengenai human capital development. Hubungi kami dan mulailah berkonsultasi bersama RecruitFirst untuk menemukan talenta terbaik bagi perusahaan kamu!

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.