Apa itu Employee Value Proposition dan Manfaatnya bagi Perusahaan?

Pengembangan Organisasi
26 Sep 2023

Bukan hanya Unique Value Proposition yang harus menjadi perhatian utama perusahaan dalam menghadapi persaingan. Kamu juga perlu menyusun dan mengembangkan Employee Value Proposition supaya bisa menarik kandidat potensial di tengah persaingan pasar kerja yang kian kompetitif. Employee Value Proposition adalah paket kompensasi yang diberikan oleh perusahaan dan menjadi pertimbangan utama kandidat yang melamar di tempat kerjamu.

Barangkali istilah Employee Value Proposition masih asing di telinga kamu. Atau kamu sudah pernah mendengarnya, tetapi belum memahami cara menyusunnya. Nah, semua hal tentang Employee Value Proposition yang perlu kamu pahami akan dikupas tuntas di artikel ini! Yuk, simak!

Mengenal Pengertian Employee Value Proposition

Minchington (2005) mendefinisikan Employee Value Proposition (EVP) sebagai serangkaian kompensasi dan manfaat yang disediakan oleh perusahaan sebagai imbalan atas keterampilan, kemampuan, dan pengalaman yang dibawa oleh karyawan. EVP juga bisa didefinisikan sebagai pendekatan strategis untuk membangun paket kompensasi dan mengomunikasikannya kepada pihak internal (karyawan) maupun eksternal (kandidat pencari kerja).

EVP menunjukkan kreativitas perusahaan dalam memenuhi kebutuhan karyawannya. EVP harus dirancang dengan menarik dan mampu menunjukkan bagaimana perusahaan menghargai karyawannya terhadap performa yang luar biasa, keterampilan berkualitas, dan kemampuan mereka.

Setiap perusahaan mempunyai EVP yang berbeda, tergantung pada kebijakan mereka mengenai kompensasi. EVP tidak harus selalu berupa imbalan materiel. Manfaat non-material seperti work-life balance, kebijakan kerja hybrid, atau kesempatan pengembangan skill juga bisa dimasukkan ke dalam EVP yang kamu buat.

Pentingnya Memiliki Employee Value Proposition untuk Perusahaan

EVP mempunyai peran yang krusial bagi perusahaan. Apa saja manfaat dari EVP?

1. Menarik Kandidat Potensial

Salah satu manfaat utama dari EVP adalah kemampuannya untuk menarik calon karyawan yang berkualitas tinggi. Saat ini, kompetisi dalam dunia bisnis semakin ketat, dan memiliki EVP yang kuat dapat membuat perusahaan kamu lebih menonjol di antara para kompetitor. Dengan menawarkan paket kompensasi yang menarik, perusahaan bisa menarik perhatian kandidat potensial yang mencari lebih dari sekadar pekerjaan biasa.

2. Mempertahankan Karyawan

EVP juga memiliki peran penting dalam mempertahankan karyawan yang sudah ada. Ketika karyawan merasa bahwa perusahaan memberikan nilai tambah yang signifikan, mereka cenderung lebih loyal dan enggan untuk mencari peluang di tempat lain. Manfaat ini tentunya bisa mengurangi turnover dan biaya yang terkait dengan perekrutan dan pelatihan karyawan baru.

3. Meningkatkan Reputasi Perusahaan

Seiring dengan pertumbuhan media sosial dan transparansi informasi, reputasi perusahaan semakin berpengaruh pada citra merekmu. Jika perusahaan memiliki reputasi yang baik sebagai tempat kerja yang memberikan nilai tambah bagi karyawan, hal ini bisa menarik calon karyawan yang berkualitas dan juga pelanggan yang lebih setia.

4. Meningkatkan Transparansi

EVP juga mendorong transparansi dalam komunikasi perusahaan. Dengan memiliki value yang jelas dan manfaat yang ditawarkan kepada karyawan, perusahaan menciptakan lingkungan di mana karyawan merasa dihargai dan tahu apa yang diharapkan dari mereka.

5. Membangun Budaya Kerja Positif

EVP bisa menjadi fondasi dari budaya kerja yang positif. Ketika nilai-nilai perusahaan diintegrasikan dengan budaya kerja sehari-hari, karyawan cenderung lebih bersemangat dan terlibat dalam pekerjaan mereka. Hal ini berdampak positif pada produktivitas dan kolaborasi di seluruh perusahaan.

Elemen Employee Value Proposition

Sudah memahami pentingnya EVP setelah membaca penjelasan di atas? Sekarang saatnya untuk menyusun EVP. Nah, sebelum menyusunnya, kamu perlu memahami lima elemen EVP yang dijelaskan di bawah ini!

1. Kompensasi

Salah satu elemen kunci dari EVP adalah kompensasi. Kompensasi mencakup gaji, tunjangan, insentif, dan segala bentuk imbalan finansial yang diberikan kepada karyawan. Kompensasi yang adil dan kompetitif merupakan faktor penting dalam menjaga kepuasan karyawan.

2. Manfaat

Manfaat atau benefits seperti asuransi kesehatan, cuti tambahan, dan tunjangan lainnya juga merupakan bagian penting dari EVP. Benefits memberikan rasa perlindungan dan kesejahteraan kepada karyawan, yang pada akhirnya memengaruhi kinerja mereka di tempat kerja.

3. Kesempatan Pengembangan Karir

Pengembangan karir adalah hal yang sangat diinginkan oleh banyak karyawan. EVP yang baik harus mencakup peluang untuk belajar dan mengembangkan keterampilan, serta jenjang karir yang jelas.

4. Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja yang positif dan inklusif juga merupakan bagian yang tidak boleh diabaikan dari EVP. Karyawan ingin bekerja di tempat yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, jadi pastikan kamu mencantumkan elemen ini di dalamnya.

5. Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan yang kuat dan sesuai dengan nilai karyawan juga merupakan elemen penting dalam EVP. Karyawan ingin merasa bahwa mereka cocok dengan value yang dibawa oleh perusahaan. Mereka juga ingin memiliki peran yang signifikan dalam mencapai tujuan bersama.

Cara Menyusun Employee Value Proposition

Setelah mengetahui lima elemen di atas, kamu bisa mulai menyusun EVP yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan kamu. Bagaimana caranya? Ikuti langkah di bawah ini secara berurutan!

1. Kumpulkan Feedback dari Karyawan

Mulailah dengan langkah pertama yang krusial dengarkan feedback dari karyawan. Caranya, kamu bisa mengajukan pertanyaan atau membuka saluran komunikasi dengan mereka. Pastikan bahwa kamu benar-benar memahami apa yang mereka harapkan dan butuhkan. Dari langkah ini, kamu bisa membuat EVP yang benar-benar relevan dan sesuai dengan kebutuhan karyawan.

2. Sesuaikan Tawaran dengan Tujuan Kandidat

EVP harus menjadi paket kompensasi yang spesial untuk karyawanmu. Saat ini, pasar tenaga kerja dipenuhi oleh generasi milenial dan gen-Z, jadi kamu harus menyusun EVP dengan isian yang cocok dengan nilai-nilai dan tujuan mereka.

3. Tetapkan Poin Kunci yang Ditonjolkan dalam EVP

Setelah mengetahui apa yang diinginkan karyawan dan pencari kerja, sekarang waktunya untuk menampilkan poin utama dalam EVP. Cantumkan benefits yang istimewa, budaya kerja yang unik, atau peluang menarik yang bisa diperoleh karyawan.

4. Buat Draf EVP

Berdasarkan poin kunci yang disebutkan tadi, mulailah merangkai draf yang membuat EVP terlihat lebih menonjol. Tentunya kamu ingin kandidat membaca EVP dan langsung merasa terinspirasi dan termotivasi untuk bekerja di tempatmu, bukan? Pastikan bahasanya menarik, tetapi juga masih mudah mereka pahami.

5. Periksa Kembali EVP yang Dibuat

Sebelum membagikan EVP kepada karyawan dan kandidat, pastikan isinya sudah benar dan menggunakan tata bahasa yang mudah dipahami. Kamu pasti tidak ingin ada kebingungan atau informasi yang samar-samar, jadi lakukan proofreading terhadap draf tersebut secara teliti.

6. Komunikasikan EVP kepada Kandidat

Saat kamu memperkenalkan EVP kepada calon karyawan, pastikan kamu menyampaikannya dengan lugas. Jelaskan tentang segala hal yang menanti mereka di perusahaan, mulai dari deskripsi pekerjaan hingga tunjangan yang diperoleh. Biarkan mereka tahu bahwa kamu tidak hanya berbicara soal pekerjaan, tapi juga tentang petualangan dan peluang yang menunggu.

7. Sesuaikan Kembali EVP secara Berkala

EVP yang dibuat perlu ditinjau kembali secara berkala, terutama jika terjadi perubahan dari segi internal maupun eksternal. Salah satu contohnya, kenaikan angka Upah Minimum Regional (UMR) yang menyebabkan kenaikan gaji. Lakukan penyesuaian EVP supaya tetap kompetitif di tengah persaingan pasar kerja.

Kamu sudah tidak perlu bingung lagi dengan Employee Value Proposition setelah membaca artikel ini, kan? Intinya, Employee Value Proposition adalah dokumen yang perlu kamu persiapkan sebelum melakukan proses rekrutmen, baik karyawan tetap maupun karyawan outsourcing.?

Kalau fokusmu adalah mencari talenta outsourcing, kamu bisa menghubungi RecruitFirst sebagai perusahaan alihdaya di Jakarta. Kamu dapat mendiskusikan kriteria talenta yang dibutuhkan perusahaanmu serta Employee Value Proposition yang dibuat bersama kami. RecruitFirst juga membantu kamu dalam manajemen benefits dan proses penggajian yang sesuai dengan EVP yang dibuat. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang layanan alihdaya dari RecruitFirst!

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.