Ketahui 9 Cara Membuat Job Description yang Menarik!

RecruitFirst
Strategi Rekrutmen
17 Jan 2024
Ketahui 9 Cara Membuat Job Description yang Menarik!

Pencarian calon pekerja yang tepat untuk posisi di perusahaanmu dimulai dari job description yang menarik. Sebuah job description yang baik tidak hanya memberikan informasi tentang tugas dan tanggung jawab pekerjaan, tetapi juga mampu menarik perhatian para pencari kerja. 

Dalam artikel ini, kamu akan memahami betapa pentingnya membuat job description yang menarik dan mendapatkan panduan langkah demi langkah untuk menciptakannya. Yuk, kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Mengapa Membuat Job Description yang Menarik Itu Penting untuk Calon Pekerja?

Job description yang menarik memiliki peran penting dalam menarik calon pekerja yang berkualitas. Saat ini, persaingan di dunia kerja makin ketat, dan calon pekerja memiliki banyak pilihan. 

Oleh karena itu, job description yang menarik dapat menjadi alat strategis untuk:

  • Menarik perhatian: Job description yang menarik akan menonjol di antara ratusan posting pekerjaan lainnya.
  • Menggambarkan perusahaan dengan baik: Job description adalah wajah pertama perusahaanmu bagi calon pekerja. Deskripsi pekerjaan yang baik akan mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan menunjukkan mengapa perusahaanmu layak dipertimbangkan.
  • Menyesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan: Job description yang baik membantu calon pekerja memahami dengan jelas apa yang diharapkan dari mereka, sehingga mengurangi kesenjangan antara ekspektasi perusahaan dan harapan calon pekerja.

Cara Membuat Job Description dengan Tepat

Membuat job description yang efektif memerlukan perhatian khusus pada beberapa aspek penting. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk menyusun deskripsi pekerjaan yang tepat:

1. Mengidentifikasi Tugas dan Tanggung Jawab

Pertama-tama, mengidentifikasi dengan jelas tugas dan tanggung jawab jabatan merupakan fondasi utama dalam menciptakan job description yang efektif. Penting untuk memahami secara menyeluruh apa yang diharapkan dari pemegang posisi tersebut. 

Melakukan analisis tugas dan tanggung jawab akan membantu menentukan peran pekerja, serta memberikan gambaran yang jelas kepada calon pekerja mengenai tanggung jawab yang akan mereka emban.

2. Menentukan Kualifikasi dan Keterampilan yang Dibutuhkan

Menentukan kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan adalah langkah berikutnya yang krusial. Dalam proses ini, kamu perlu memahami kebutuhan spesifik perusahaan dan posisi tersebut. 

Menyesuaikan kualifikasi dengan kebutuhan perusahaan adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa calon pekerja memiliki kemampuan yang sesuai dengan ekspektasi perusahaan, sekaligus mengoptimalkan produktivitas tim.

3. Menarik Perhatian dengan Judul Pekerjaan yang Menarik

Penting untuk memberikan judul pekerjaan yang menarik agar dapat membedakan posisi yang ditawarkan dari yang lainnya. Judul yang kreatif dan jelas akan memberikan daya tarik tersendiri kepada calon pekerja. Oleh karena itu, sebaiknya judul tersebut mencerminkan esensi pekerjaan dan memikat perhatian seseorang yang tengah mencari peluang karier.

4. Menampilkan Karakter Perusahaan dalam Deskripsi Pekerjaan

Deskripsi pekerjaan juga harus mampu mencerminkan karakter perusahaan dengan baik. Ini melibatkan penyampaian nilai-nilai perusahaan dan budaya kerja yang unik. Dengan memberikan gambaran yang akurat tentang karakter perusahaan, calon pekerja dapat mengidentifikasi sejauh mana mereka cocok dengan lingkungan kerja yang diusung oleh perusahaan.

5. Menggunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Penting untuk menggunakan bahasa yang mudah dipahami agar deskripsi pekerjaan dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Menghindari penggunaan jargon yang berlebihan dan menyajikan informasi dengan bahasa sederhana akan memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami oleh semua pihak, termasuk calon pekerja yang mungkin tidak familier dengan istilah teknis.

6. Menyertakan Detail yang Spesifik

Deskripsi pekerjaan yang efektif harus menyertakan detail yang spesifik mengenai tugas dan tanggung jawab yang diemban. Dengan memberikan gambaran yang mendalam, calon karyawan dapat memahami dengan jelas apa yang diharapkan dari mereka. Detail yang spesifik juga membantu mencegah ketidakjelasan dan miskomunikasi di masa depan.

7. Menonjolkan Manfaat dan Keuntungan

Selain menjelaskan tugas dan tanggung jawab, job description juga sebaiknya menonjolkan manfaat dan keuntungan bekerja di perusahaan. Ini mencakup tunjangan, program karyawan, dan segala hal positif yang dapat menjadi nilai tambah bagi calon pekerja. Dengan menonjolkan keuntungan ini, perusahaan dapat memikat calon pekerja yang mencari lebih dari sekadar pekerjaan.

8. Menyertakan Informasi tentang Budaya Perusahaan

Informasi tentang budaya perusahaan tidak boleh diabaikan. Menyertakan detail tentang bagaimana perusahaan menjalankan operasional sehari-hari, nilai-nilai yang dijunjung tinggi, dan suasana kerja yang diterapkan akan membantu calon pekerja mengukur sejauh mana mereka cocok dengan lingkungan kerja tersebut.

9. Merevisi dan Memperbarui Deskripsi Pekerjaan

Akhirnya, penting untuk memahami bahwa job description bukanlah dokumen statis. Revisi dan pembaruan secara berkala diperlukan untuk menjaga relevansi informasi. Dengan melakukan pembaruan, perusahaan dapat memastikan bahwa deskripsi pekerjaan selalu mencerminkan kebutuhan aktual perusahaan dan menarik bagi calon pekerja.

Membuat job description yang menarik memang memerlukan waktu dan usaha, tetapi hal ini sangat penting untuk mendapatkan calon pekerja terbaik. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat menciptakan deskripsi pekerjaan yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik bagi para pencari kerja.

Maksimalkan Pengelolaan SDM dengan Aplikasi HRIS dari RecruitFirst

Setelah berhasil menarik perhatian calon karyawan melalui job description yang telah disusun, langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa perusahaan memiliki sistem pengelolaan SDM yang efisien dan terintegrasi. 

Sebuah sistem pengelolaan SDM yang sehat tidak hanya mengoptimalkan efisiensi operasional tetapi juga memberikan manfaat besar dalam mengurangi beban administratif. Untuk mewujudkan hal ini, perusahaanmu dapat memanfaatkan aplikasi HRIS (Human Resource Information System) dari RecruitFirst.

RecruitFirst menyediakan solusi HRIS yang canggih dengan fitur-fitur unggul yang dapat mendukung manajemen SDM perusahaan. Dengan menggunakan aplikasi HRIS ini, kamu dapat mengakses informasi setiap karyawan dengan cepat dan efisien. Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan pelacakan kinerja secara real-time, memberikan gambaran yang jelas tentang kontribusi dan perkembangan setiap anggota tim.

Salah satu keunggulan dari aplikasi HRIS RecruitFirst adalah kemampuannya untuk menghemat waktu dengan fitur otomatisasi yang canggih. Proses-proses administratif seperti pengelolaan data karyawan, perhitungan gaji, dan monitoring kinerja dapat dilakukan secara otomatis, memungkinkan tim HR untuk fokus pada tugas-tugas strategis yang lebih bernilai.Jangan lewatkan peluang untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan manajemen SDM perusahaan. Hubungi tim kami sekarang juga dan rasakan perbedaannya dalam menjalankan operasional perusahaan dengan lebih efektif!

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.