Apa itu Strategi Pengembangan Organisasi dan Prosesnya

Recruit First
Pengembangan Organisasi
23 Jun 2023
Apa itu Strategi Pengembangan Organisasi dan Prosesnya

Ketika kamu merasa organisasi atau perusahaan tempatmu bekerja berada dalam kondisi stagnan, ada baiknya perusahaanmu membuat strategi pengembangan organisasi yang baru. Permasalahan seperti tidak ada pertumbuhan bisnis yang signifikan atau tingkat turnover yang tinggi tentu dapat sangat merugikan perusahaan. Pada momentum inilah kamu bersama seluruh divisi yang terkait harus menemukan solusi baru dengan membuat strategi pengembangan organisasi yang lebih efektif. Lantas, bagaimana cara membuatnya?

Pada artikel ini, akan dijelaskan berbagai macam strategi pengembangan organisasi yang dapat perusahaan terapkan untuk meningkatkan kembali performa bisnis. Mari kita simak bersama ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa Saja Strategi Pengembangan Organisasi yang Perusahaan Bisa Terapkan?

Strategi pengembangan organisasi adalah serangkaian langkah yang diambil oleh perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan jangka panjang mereka. Berikut ini adalah beberapa strategi pengembangan organisasi yang dapat diterapkan oleh perusahaan beserta penjelasan lengkapnya:

1. Menggunakan Strategi Insentif

Perusahaan dapat menerapkan strategi insentif untuk mendorong karyawan bekerja lebih baik dan lebih produktif. Insentif dapat berupa bonus, tunjangan, atau penghargaan lainnya yang diberikan kepada karyawan yang mencapai target atau memberikan kontribusi yang luar biasa.

2. Mendefinisikan Ulang Nilai Budaya Perusahaan

Perusahaan dapat memperbarui dan mendefinisikan kembali nilai budaya mereka. Ini melibatkan mengidentifikasi nilai-nilai inti yang ingin ditekankan dalam organisasi, seperti kolaborasi, inovasi, atau kepuasan pelanggan. Nilai-nilai ini kemudian diterapkan dalam kegiatan sehari-hari perusahaan untuk memandu perilaku karyawan.

Baca Juga: Pahami Pengertian Budaya Kerja serta Manfaatnya bagi Perusahaan

3. Melatih Otoritas yang Membangun

Perusahaan dapat mengembangkan karyawan yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan otoritas yang kuat. Ini melibatkan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada karyawan yang menunjukkan potensi kepemimpinan. Karyawan ini kemudian dapat memainkan peran penting dalam mengembangkan tim dan menginspirasi karyawan lain untuk mencapai tujuan perusahaan.

4. Mengajak Karyawan untuk Bertransformasi dengan Perusahaan

Perusahaan dapat mengajak karyawan untuk bertransformasi dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dalam industri atau lingkungan bisnis. Ini melibatkan memfasilitasi pelatihan dan pengembangan karyawan untuk meningkatkan keterampilan mereka agar sesuai dengan tuntutan perubahan yang ada.

5. Merekrut Karyawan yang Dapat Memimpin Inovasi pada Karyawan Lain

Perusahaan dapat mencari dan merekrut karyawan yang memiliki keahlian dan kreativitas dalam inovasi. Karyawan semacam itu dapat memimpin dan menginspirasi rekan-rekan mereka untuk berpikir kreatif, mengidentifikasi peluang baru, dan mengembangkan solusi inovatif untuk tantangan yang dihadapi perusahaan.

Baca Juga: Bagaimana Proses Rekrutmen yang Efektif?

6. Menentukan Tujuan yang Jelas dan Transparan

Perusahaan harus menetapkan tujuan yang jelas dan transparan bagi seluruh organisasi. Tujuan yang jelas dapat membantu karyawan mengarahkan upaya mereka ke arah yang sama dan bekerja dengan fokus yang lebih besar.

7. Jujur kepada Karyawan

Penting bagi perusahaan untuk berkomunikasi secara jujur ​​dan terbuka kepada karyawan. Ini mencakup memberikan umpan balik yang konstruktif, mengakui kontribusi karyawan, dan menyampaikan informasi penting tentang perusahaan secara transparan. Komunikasi yang jujur ​​memungkinkan karyawan merasa dihargai dan terlibat dalam perubahan dan pengembangan organisasi.

8. Membuat Roadmap

Perusahaan dapat membuat roadmap atau rencana jangka panjang yang menggambarkan arah perkembangan organisasi. Roadmap ini harus mencakup langkah-langkah konkret yang harus diambil, tenggat waktu yang jelas, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan.

9. Menyediakan Pelatihan kepada Karyawan

Perusahaan dapat menyediakan pelatihan dan pengembangan karyawan untuk meningkatkan keterampilan mereka. Ini bisa melibatkan pelatihan teknis, pelatihan kepemimpinan, atau pelatihan untuk mengembangkan keterampilan interpersonal. Meningkatkan keterampilan karyawan dapat membantu perusahaan mengembangkan organisasi yang lebih kompeten.

10. Mengajak Karyawan untuk Berpartisipasi

Perusahaan dapat mendorong karyawan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan memberikan masukan. Ini menciptakan rasa kepemilikan dan keterlibatan yang lebih besar di antara karyawan, yang dapat membantu dalam pengembangan organisasi secara keseluruhan.

11. Evaluasi setiap Perkembangan

Perusahaan harus melakukan evaluasi teratur terhadap perkembangan yang telah dicapai. Evaluasi ini membantu perusahaan untuk melacak kemajuan, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, dan menentukan apakah strategi pengembangan yang diterapkan berhasil atau perlu disesuaikan.

12. Tunjukkan Kepemimpinan yang Kuat

Pemimpin perusahaan harus menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan inspiratif. Mereka harus menjadi contoh yang baik dalam perilaku, etika kerja, dan komitmen terhadap visi dan nilai-nilai perusahaan. Kepemimpinan yang kuat dapat memotivasi karyawan, membangun kepercayaan, dan mendorong pengembangan organisasi yang sukses.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa strategi pengembangan organisasi sangat berkaitan erat dengan transformasi berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja SDM pada suatu perusahaan. Strategi ini juga disusun dengan maksud untuk meningkatkan kualitas organisasi agar dapat merespons dan beradaptasi dengan lebih baik lagi terhadap perubahan industri atau pasar dan kemajuan teknologi. 

Pembaharuan ini harus dilakukan secara internal maupun eksternal, salah satunya adalah peningkatan mutu pengelolaan SDM yang ada di perusahaan. Kamu bisa mulai meningkatkan kualitas pengelolaan SDM tersebut dengan menggunakan jasa manajemen talenta  dari RecruitFirst. Jasa ini memiliki beragam fitur-fitur yang memungkinkan perusahaanmu dapat berkembang lebih pesat dan efisien, karena seluruh SDM terkelola dengan baik secara digital.

Fitur-fitur dari RecruitFirst ini mencakup Pengelolaan data diri karyawan, absensi karyawan, hingga pembuatan tanda tangan digital yang sah secara hukum dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan administrasi. Tertarik untuk mencobanya? Hubungi kami segera dan mulai tingkatkan profit bisnismu bersama RecruitFirst!

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.