Mengenal Peran SDM dalam Perusahaan yang Sangat Penting

Recruit First
Pengembangan Organisasi
21 Jun 2023
Mengenal Peran SDM dalam Perusahaan yang Sangat Penting

Sebuah bisnis tidak akan bisa berjalan dengan semestinya tanpa adanya peran SDM dalam perusahaan. Sumber daya Manusia (SDM) merupakan faktor paling penting di dalam sebuah organisasi, perusahaan, maupun institusi, dengan kata lain SDM menjadi kunci yang menentukan berkembang atau tidaknya suatu perusahaan. Pada hakikatnya sendiri, SDM berperan penting sebagai pemikir, penggera, dan perencana untuk sebuah perusahaan dapat mencapai tujuan bisnisnya.

Lantas, bagaimana peran SDM dalam perusahaan dapat meningkatkan suatu bisnis? Mari kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Apa yang Dimaksud dengan SDM?

SDM adalah singkatan dari Sumber Daya Manusia. Sumber Daya Manusia mengacu pada seluruh tenaga kerja atau karyawan yang tersedia dalam sebuah organisasi, perusahaan, atau instansi, termasuk keahlian, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang dimiliki oleh mereka. SDM sering kali dianggap sebagai aset yang paling penting bagi suatu organisasi karena mereka yang menggerakkan semua aktivitas dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk mengelola SDM dengan baik agar dapat mencapai tujuan bisnisnya dengan efektif dan efisien. 

Pengertian SDM dapat dibagi menjadi dua, dalam pengertian mikro dan makro. Secara mikro, SDM dapat diartikan sebagai seorang individu yang bekerja dan menjadi anggota dalam suatu perusahaan atau institusi. Individu ini biasa disebut sebagai pegawai, karyawan, buruh, pekerja, dan tenaga kerja. Secara makro, SDM merujuk pada suatu negara yang telah memasuki usia angkatan kerja, baik yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja.

SDM juga dapat diartikan sebagai manusia yang memiliki kemampuan terpadu, pola pikir, dan daya fisik yang baik yang dapat dilatih untuk keberlangsungan perusahaan. Sehingga dalam arti keseluruhan, Sumber Daya Manusia (SDM) adalah individu atau pekerja yang berperan sebagai penggerak suatu organisasi. SDM berfungsi sebagai aset yang memerlukan pelatihan dan perkembangan kemampuan demi peningkatan mutu individu tersebut dan keberlangsungan perusahaan.

Apa Peran SDM pada Suatu Perusahaan?

Kehadiran Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan dan kesuksesan dalam suatu perusahaan atau organisasi. Perusahaan yang tidak memiliki SDM yang memadai dan mumpuni, akan secara otomatis dianggap sebagai perusahaan yang gagal dalam meraih tujuan bisnis. Adapun beberapa peran penting SDM terhadap suatu perusahaan adalah sebagai berikut:

1. Tenaga Kerja

Peran Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai tenaga kerja terkait pada proses pembuatan produk jasa atau barang di dalam suatu perusahaan. SDM yang termasuk ke dalam tenaga kerja merupakan masyarakat yang sudah memasuki usia kerja, yaitu di usia 18 tahun hingga 60 tahun, dengan usia produktif ada di rentang usia 20 tahun hingga 40 tahun.

Baca Juga: Panduan Lengkap Perencanaan SDM untuk Merealisasikan Visi Perusahaan

2. Tenaga Ahli

Sumber Daya Manusia di dalam perusahaan adalah sebagai tenaga ahli. Sumber Daya Manusia akan dianggap sebagai tenaga ahli yang berperan sebagai garda depan dalam membangun dan mengembangkan perusahaan. Kehadiran SDM ini dibantu dengan kemajuan teknologi dan berperan penting dalam menjaga keunggulan perusahaan dan produksi barang atau jasa dengan kualitas terbaik dibanding kompetitornya.

3. Pengusaha

Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai bisnis atau pengusaha difungsikan untuk dapat bekerja baik secara mandiri maupun berkelompok untuk mengembangan suatu bisnis atau usaha yang dijalankan oleh perusahaan. Seorang pengusaha biasanya akan melibatkan dirinya sendiri dalam proses produksi agar menghasilkan produksi barang atau jasa. Pengusaha juga terlibat langsung dalam penentuan cara produksi, manajemen operasional, pemasaran produk, dan mengatur sistem permodalan dalam operasi bisnisnya.

4. Pemimpin

Fungsi lain Sumber Daya Manusia (SDM) di dalam perusahaan adalah sebagai pemimpin yang berguna untuk mengatur jalannya sebuah perusahaan agar dapat bergerak dengan baik. Seorang pemimpin perusahaan wajib memiliki kemampuan dalam membimbing dan memimpin tim maupun individu yang berada di dalam tanggung jawabnya.

5. Produsen

Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai produsen adalah individu yang mampu menghasilkan jasa atau barang dengan tujuan memenuhi kebutuhan pelanggan. Produsen dapat memperoleh manfaat atas suatu produk barang atau layanan jasa dan melakukan pembaharuan hingga produk baru, agar dapat memenuhi macam-macam keinginan setiap konsumen.

6. Konsumen

Konsumen bisa dapat didefinisikan sebagai pengguna barang atas hasil produksi, pengguna layanan jasa, dan penerima pesan iklan. SDM sebagai konsumen berfungsi sebagai pengguna akhir dari suatu produk barang atau jasa yang diproduksi. Konsumen akan menggunakan produk barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan setiap hari. 

Bagaimana cara organisasi atau perusahaan bisa memaksimalkan potensi sumber daya manusianya?

Memahami peran SDM saja tentu tidak cukup untuk dapat memaksimalkan peran mereka di dalam perusahaan atau organisasi.

Lalu, bagaimana cara memaksimalkan potensi tiap SDM dalam perusahaan?

Untuk dapat memaksimalkan peran setiap SDM dalam perusahaan, kamu harus memahami terlebih dahulu konsep manajemen sumber daya manusia (MSDM).

Manajemen SDM adalah tugas utama dari setiap divisi HR dalam setiap perusahaan. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa HR lakukan untuk memaksimalkan potensi SDM untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan:

1. Memberikan program pelatihan dan pengembangan

Salah satu langkah yang divisi HR dapat lakukan untuk mengembangkan SDM pada perusahaan adalah dengan melakukan pelatihan dan pengembangan. Setiap jenis SDM tentu akan membutuhkan pelatihan atau pengembangan yang berbeda.

Baca Juga: Tidak Hanya Meningkatkan Produktivitas, Temukan 8 Manfaat Pengembangan SDM bagi Bisnis Kamu

Di sini, HR harus dapat mencari tahu serta mengevaluasi kemampuan dari setiap SDM dalam perusahaan dengan bantuan dari setiap divisi dalam perusahaan. Dengan begitu, HR dapat mengembangkan program pelatihan dan pengembangan yang memang dibutuhkan.

2. Membangun relasi

Membangun relasi yang baik dengan seluruh SDM dalam perusahaan merupakan langkah penting yang harus divisi HR lakukan. Membangun relasi yang dimaksud adalah dengan menjadi pendengar yang baik untuk menampung aspirasi tenaga kerja serta mengomunikasikan kebijakan perusahaan atau organisasi dengan jelas dan baik.

Baca Juga: Komunikasi Internal: Definisi dan Langkah Menciptakannya di Perusahaan

Dengan menjadi pendengar yang baik juga, HR dapat mengantisipasi tuntutan atau keinginan dari karyawan dan mengambil tindakan sebelum kejadian yang lebih besar, seperti mogok kerja atau demonstrasi terjadi, yang tentunya dapat merusak suasana di lingkungan kerja.

3. Perekrutan karyawan

Perekrutan karyawan yang baik dapat membuat pengelolaan SDM menjadi lebih efektif. Ketika perusahaan memilih orang-orang yang benar-benar cocok, baik dari segi budaya kerja dan kompetensi, maka beban untuk melakukan pelatihan atau pengembangan menjadi berkurang.

Itulah penjelasan lengkap mengenai peran SDM dalam perusahaan yang bisa menjadi pengetahuan tambahan untuk kamu ketiak bekerja di perusahaan. Peran Sumber Daya Manusia (SDM) di dalam perusahaan sangat lah penting dan harus terjaga kualitasnya dengan baik.

Namun, setiap SDM yang ada tentu harus tetap dikembangkan dan dibantu agar mereka dapat melakukan pekerjaannya secara maksimal, sehingga kontribusi yang mereka berikan kepada perusahaan makin besar. 

Jika kamu sedang mencari kandidat karyawan yang tepat untuk keberlangsungan bisnis perusahaan, kamu bisa menggunakan jasa alihdaya (outsourcing) karyawan dari RecruitFirst. Sampaikan kebutuhan karyawan kamu pada saat ini dan kami siap mencari kandidat yang tepat untukmu. Hubungi kami segera dan mulailah bekerja sama mencari karyawan yang membawa keuntungan bagi bisnismu!

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.