Organizational Development dan Jenis serta Prosesnya

Recruit First
Pengembangan Organisasi
29 Nov 2023
Organizational Development dan Jenis serta Prosesnya

Setiap perusahaan pasti membutuhkan organizational development (OD) agar dapat bersaing di pasar. Organizational atau organization development adalah sebuah upaya signifikan yang diterapkan dalam organisasi atau perusahaan untuk mencapai kemajuan tertentu. Upaya ini dilakukan dengan mengubah sistem kerja dan mengarahkan perusahaan kepada sistem pengembangan dengan strategi terukur agar memberikan hasil yang lebih baik.

Pertanyaannya, apakah yang dimaksud dengan organizational development itu? Apa saja proses yang harus dilakukan dalam upaya ini? Temukan jawabannya melalui bacaan di bawah ini.

Apa yang Dimaksud dengan Organizational Development?

Organizational development adalah metodologi yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas organisasi atau perusahaan dengan membantu perusahaan mengubah sistem mereka untuk mencapai tujuan organisasi/perusahaan. Metode ini bisa juga diartikan sebagai proses spesifik dengan serangkaian strategi di dalamnya yang didasari oleh bidang ilmu dan praktik tertentu untuk meningkatkan kualitas hubungan serta proses.

Dalam penerapannya, job desk praktisi organizational development adalah berfokus pada setiap struktur, proses, budaya, serta SDM di dalam sebuah organisasi. Ia bekerja dan menyesuaikan dengan perubahan internal maupun eksternal sehingga terjadi perombakan signifikan agar kemampuan atau kapasitas perusahaan bisa berkembang.

Baca Juga: Memahami Apa itu Corporate Value dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Organizational development berbeda dengan human resource. Human resource bertanggung jawab terhadap pada pelaksanaan yang bersifat teknis, sedangkan organizational development berpusat pada perencanaan, implementasi, kemudian evaluasi.

Mengapa Organizational Development Penting?

Dalam dunia bisnis, perubahan adalah hal yang pasti. Pengembangan organisasi memiliki peran penting agar budaya organisasi dan perusahaan tidak tertinggal dan terus berkembang sesuai dengan arah kemajuan. Berikut adalah beberapa manfaat pengembangan organisasi bagi perusahaan:

1. Peningkatan Terus-Menerus

Continuous improvement berarti organizational development membawa kemajuan yang terus-menerus terhadap perusahaan melalui pengembangan dan penyempurnaan bisnis. Pengembangan ini berkaitan dengan perencanaan strategi, implementasi, evaluasi, perbaikan, serta pemantauan. Tujuannya agar terjadi pembaruan yang mampu menyesuaikan dengan perubahan internal dan eksternal.

2. Meningkatkan Komunikasi di Internal Organisasi

Selain rangkaian improvement, praktik komunikasi, umpan balik, serta interaksi di lingkup internal juga diperlukan agar organisasi berkembang. Komunikasi bisa menyamakan persepsi semua pihak dengan tujuan serta mutu atau value organisasi. Komunikasi yang terbuka juga dapat memudahkan semua perencanaan dan implementasinya ketika diterapkan.

Baca Juga: Komunikasi Internal: Definisi dan Langkah Menciptakannya di Perusahaan

3. Pengembangan Karyawan

Hasil komunikasi yang terbuka dan transparan dapat menciptakan pengembangan karyawan (employee development). Karyawan yang berkembang terdorong untuk menciptakan perubahan signifikan sesuai tujuannya.

Employee development didorong oleh perubahan eksternal yang juga berkelanjutan. Hal ini kemudian menjadi alasan mendasar yang dipertimbangkan oleh organisasi untuk meningkatkan kemampuan karyawan mereka melalui sejumlah program pelatihan serta peningkatan kompetensi untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang dimiliki karyawan selalu terdepan.

Baca Juga: 5 Strategi Pengembangan SDM yang Penting Dipahami

4. Penambahan Nilai Produk

Organizational development juga menyoroti pengembangan inovasi produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan. Upaya peningkatan ini adalah hasil dari kompetensi karyawan yang meningkat melalui program pelatihan sehingga memengaruhi kinerja mereka. Oleh sebab itu, nilai produk dan layanan juga ikut meningkat karena karyawan termotivasi untuk berinovasi. Di balik itu, organizational development berperan untuk melakukan riset pasar terkait preferensi dan kebutuhan pelanggan agar produk dan layanan menyesuaikan dengan apa yang diinginkan.

5. Pertumbuhan Laba

Pada akhirnya, perusahaan mendapatkan laba dengan menerapkan organizational development. Mereka mengalami peningkatan keuntungan akibat manfaat value added yang dijelaskan sebelumnya. Alhasil, perusahaan juga menjadi lebih unggul dan mampu bersaing dengan kompetitor.

Apa saja Klasifikasi Organizational Development yang Umum diterapkan?

Secara umum, terdapat beberapa klasifikasi dalam organizational development yang perlu diketahui. Apa saja? Mari kita lihat penjelasan berikut ini.

1. Human Process Interventions

Human process interventions merupakan klasifikasi awal dari organizational development yang memiliki keterlibatan erat dengan sumber daya manusia. Sebagai subjek yang menggerakkan metode ini, HPI menyasar peningkatan terhadap seluruh individu, kelompok, dan tim. HPI mengidentifikasi setiap masalah yang terjadi, kemudian meluruskannya agar proses di dalam perusahaan menjadi lebih efisien sehingga dapat memaksimalkan efektivitas organisasi secara menyeluruh.

2. Technostructural Interventions

Klasifikasi berikutnya adalah technostructural interventions yang berkaitan sangat erat dengan teknologi sebagai pendukung bisnis. Melihat perubahan yang sangat cepat, maka diperlukan pengembangan sistem informasi, penggunaan teknologi baru, serta infrastruktur yang memadai. Organisasi bisa mengurangi biaya dan meningkatkan mutu dari produk dan layanan dengan pengembangan teknologi yang memadai.

3. Human Resource Management Interventions

Klasifikasi berikutnya adalah human resource management interventions yang berfokus pada pengembangan kebijakan serta praktik tentang cara karyawan dikelola. Hal ini menyangkut metode perekrutan yang lebih baik, program pelatihan, pengembangan, hingga kompensasi.

Baca Juga: Memahami Apa itu Kompensasi serta Tujuan dan Kriterianya bagi Karyawan

4. Strategic Change Interventions

Klasifikasi yang terakhir adalah strategic change interventions yang berarti meningkatkan strategi baru. Penemuan strategi baru diperlukan agar efektivitas organisasi meningkat sesuai  dengan harapan dalam jangka panjang.

Teknik Pengembangan Organisasi yang Dapat Kamu Terapkan

Terdapat berbagai teknik pengembangan organisasi yang tim human resources dapat lakukan untuk membantu perusahaan meningkatkan efektivitas dan kinerja perusahaan. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai empat teknik pengembangan organisasi yang umum digunakan:

1. Latihan Kepakaan

Sesuai namanya, latihan ini bertujuan untuk melatihan talenta meningkatkan kesadaran atau kepekaan terhadap diri sendiri serta lingkungan di sekitarnya. Latihan ini bekerja dengan talenta membentuk sebuah tim dan mengungkapkan perasaan mereka selama bekerja di dalam perusahaan dan pengalaman pribadi mereka.

2. Team Building (Pembangunan Tim)

Pembangunan tim adalah teknik yang digunakan untuk meningkatkan kerja sama, komunikasi, dan hubungan antaranggota tim. Aktivitas team building biasanya dirancang untuk memperkuat kepercayaan, memahami peran masing-masing, dan memecahkan masalah bersama. Hal ini membantu dalam menciptakan tim yang lebih solid dan efisien.

3. Survey Feedback (Umpan Balik Survei)

Teknik ini melibatkan penggunaan survei untuk mengumpulkan pendapat dan umpan balik dari karyawan mengenai berbagai aspek organisasi, termasuk budaya perusahaan, kebijakan, dan proses kerja. Hasil survei digunakan untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan untuk mengambil tindakan berdasarkan umpan balik yang diberikan oleh karyawan.

4. Konsultasi Proses

Konsultasi proses melibatkan konsultan atau ahli dari pihak ketiga dalam perubahan organisasi yang membantu perusahaan dalam menganalisis dan memahami proses kerja serta masalah yang mungkin muncul. Mereka bekerja sama dengan manajemen untuk mengidentifikasi perubahan yang diperlukan, merancang solusi, dan membantu dalam mengimplementasikan perubahan tersebut.

Penggunaan teknik-teknik pengembangan organisasi ini dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan, mengatasi masalah, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat hubungan antara karyawan dan manajemen. Dengan pendekatan yang tepat, teknik ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien dan memuaskan.

Bagaimana Proses Organizational Development dalam Bisnis?

Dalam penerapannya, organizational development memiliki sejumlah proses yang melekat pada metode tersebut. Apa saja proses itu? Mari kita bahas satu per satu.

1. Mengidentifikasi Permasalahan

Proses pertama adalah mengidentifikasi masalah. Dalam langkah ini, dilakukan pemahaman mendalam dan sangat baik mengenai organisasi serta bagaimana pertumbuhannya. Selain itu, langkah ini merupakan hal yang utama sehingga perlu dilakukan secara objektif.

2. Mengumpulkan Data yang Diperlukan

Pengumpulan data dapat dilakukan melalui banyak langkah. Observasi, kuesioner, serta wawancara merupakan bagian dari langkah untuk mengumpulkan informasi.

3. Analisis Permasalahan

Lakukan analisis data yang telah kamu peroleh. Dari data-data tersebut, kamu bisa menemukan bagian perusahaan yang bisa kamu tingkatkan atau masih memiliki masalah.

Setelah menemukan masalah, kemudian dilakukan pengumpulan informasi yang berkaitan. Semua itu dianalisis demi menemukan akar masalahnya serta solusi yang tepat.

4. Mengimplementasi Perubahan 

Proses selanjutnya adalah mengimplementasi perencanaan yang disusun dari hasil analisis permasalahan. Perencanaan tersebut memiliki solusi yang sudah disediakan oleh informasi yang berhasil dianalisis.

5. Lakukan Evaluasi dan Umpan Balik

Proses yang terakhir adalah lakukan evaluasi dan umpan balik dalam bentuk laporan agar dapat diketahui implementasinya efektif atau tidak sehingga dapat dipantau secara berkala.

Bagaimana Seorang HR dapat Berperan dalam Organizational Development?

Human Resource Department (HRD) memiliki peran yang signifikan dalam organizational development. Seperti apa peran mereka?

1. Mematuhi Kepatuhan

Perusahaan tentu tidak menginginkan kendala yang memengaruhi bisnisnya. Oleh sebab itu, setiap atau persyaratan yang diperlukan dipastikan sesuai dengan regulasi yang berlaku agar terhindari dari risiko hukum.

2. Mengembangkan Kapasitas Tenaga Kerja

Human resource secara aktif berkontribusi melalui pengembangan strategi, perekrutan, pengembangan keterampilan dengan program pelatihan untuk kebutuhan jangka panjang. Mereka memastikan agar kebutuhan perusahaan tetap terpenuhi serta mempertahankan karyawan yang terbaik.

3. Perencanaan dan Struktur

Upaya untuk mengembangkan rencana bisnis dan struktur organisasi berkaitan dengan pemangku kepentingan seperti pihak internal dan eksternal. Kerangka yang jelas membantu organisasi ke arah yang lebih tepat.

4. Pengembangan dan Implementasi

Cara terbaik human resource terlibat dalam pengembangan organisasi dan secara berkelanjutan memberi kontribusi untuk pengembangan karyawan melalui kegiatan pelatihan. Tujuannya adalah agar karyawan menjadi lebih profesional dalam bidang masing-masing.

Kesimpulannya, organizational development adalah upaya yang perlu dilakukan oleh perusahaan untuk mencapai keberhasilan jangka panjang. Tentunya, keberhasilan tersebut bisa diraih dengan keberadaan SDM yang memadai sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. 

Berbicara soal SDM, tentu saja kamu membutuhkan karyawan yang memiliki potensi besar dan kompeten sehingga bisa menyelaraskan dengan tujuan-tujuan besar perusahaan. RecruitFirst sebagai recruiter andal dapat melakukan hal tersebut untuk kemajuan bisnismu. Tim ahli kami bekerja secara optimal dan memiliki komitmen yang kuat untuk membantu kamu dalam menemukan calon kandidat yang sesuai. Tidak perlu khawatir, kamu dapat menggunakan jasa RPO dan BPO dalam upaya menemukan kandidat yang tepat. Hubungi kami sekarang dan percayakan harapan besar kamu bersama kami!

Pertanyaan Umum tentang Organisational Development

Bagaimana cara mengatasi hambatan dalam pengembangan organisasi?

Beberapa langkah yang bisa kamu terapkan ketika menghadapi hambatan saat melakukan pengembangan organisasi adalah dengan melakukan edukasi, berpartisipasi secara langsung, dan memberikan komitmen.

Perubahan dan perkembangan umumnya akan menumbuhkan rasa ketidakpastian pada berbagai pihak. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk turun langsung dan menunjukkan bahwa perubahan dan perkembangan yang coba kamu lakukan ini sangat penting bagi perusahaan dan karyawan kamu.

Mengapa kita harus selalu melibatkan karyawan dalam melakukan perubahan?

Melibatkan karyawan dalam melakukan perubahan sangatlah vital. Hal ini karena karyawan lah yang akan terkena dampak dari perubahan yang coba kamu lakukan. Dengan melibatkan karyawan dalam melakukan perubahan, kamu dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi karyawan karena mereka merasa bahwa mereka memiliki andil dan kepentingan dalam perubahan yang sedang berjalan.

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.