Manajemen Modern: Fungsi dan Penerapan Di Organisasi

Recruit First
Pengembangan Organisasi
24 Jul 2023
Manajemen Modern: Fungsi dan Penerapan Di Organisasi

Pernahkah kamu mendengar tentang teori manajemen modern? Teori ini mulai diterapkan dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) sekarang ini. Alasannya, teori manajemen modern dianggap relevan dengan keinginan karyawan yang terus mengembangkan karirnya seiring pesatnya kemajuan zaman.

Sebagai Human Resources, kamu perlu memahami tentang teori manajemen modern serta berbagai langkah pendekatannya. Manajemen modern justru membawa manfaat yang bisa dirasakan oleh karyawan dalam penerapannya di perusahaan. Ingin mendalami tentang manajemen modern? Langsung simak pembahasan lengkapnya di dalam artikel ini!

Mengenal Teori Manajemen Modern

Teori manajemen modern mengakui bahwa setiap pekerja memiliki banyak alasan untuk sukses dalam karirnya. Teori ini berseberangan dari teori manajemen klasik yang menyatakan bahwa karyawan bekerja karena dimotivasi oleh uang. Kenapa? Alasannya, teknologi yang berkembang pesat bisa menjadi penyebab dari banyaknya masalah di tempat kerja, dan masalah tersebut tidak terbatas pada uang saja.

Teori manajemen modern merupakan kombinasi dari analisis matematis dan pemahaman mengenai emosi dan motivasi manusia dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Dalam menerapkan teori manajemen modern, Human Resources (HR) menggunakan statistik dalam mengukur kinerja dan produktivitas karyawannya. HR juga belajar untuk memahami elemen yang membuat karyawan puas dengan pekerjaannya, terutama pelatihan dan pengembangan.

Jenis-Jenis Manajemen Modern yang Perusahaan Bisa Terapkan

Manajemen modern memiliki tiga pendekatan yang bisa diterapkan oleh perusahaan. Apa saja pendekatan tersebut?

1. Pendekatan Kuantitatif

Pendekatan kuantitatif digunakan dalam manajemen untuk memecahkan masalah yang rumit. Dalam pendekatan ini, HR menggunakan statistik dan teknik matematika sesuai dengan bidang bisnisnya. Setelah mengetahui masalahnya, HR kemudian mencari solusi untuk memperbaiki masalah tersebut. HR juga bisa memanfaatkan teknik dan data dalam menentukan manfaat dan risiko dari berbagai ide yang diusulkan. Pendekatan kuantitatif berguna agar HR bisa membuat keputusan objektif berdasarkan data dan fakta, bukan opini pribadi atau perasaan semata.

Baca Juga: Indikator Produktivitas Kerja dan Cara Mengukurnya

Ada tiga cabang dalam pendekatan manajemen modern, yaitu:

  • Ilmu manajemen: Ilmu manajemen berfokus pada penggunaan metode matematika dan statistik untuk menciptakan solusi yang efektif dan mampu mencapai tujuan. Contohnya, Program Evaluation Review Technique (PERT), Critical Path Method (CPM), dan pengambilan sampel.
  • Manajemen operasional: Dalam manajemen operasional, HR menerapkan serangkaian praktik agar proses bisnis dan produksi lebih efisien. Tools yang digunakan mencakup forecasting, quality control method, dan project planning.
  • Manajemen Sistem Informasi: Manajemen Sistem Informasi mencakup database yang mengorganisasi data di sebuah perusahaan. Sistem ini berguna dalam mengambil keputusan berdasarkan informasi yang sudah tersimpan di dalamnya. HR menggunakan sistem ini untuk menilai kinerja karyawan.

2. Pendekatan Kontingensi

Pendekatan kontingensi menyatakan bahwa tidak semua pendekatan manajemen cocok dalam setiap organisasi. Dalam pendekatan ini, gaya manajemen yang optimal bergantung pada situasi dan kondisi perusahaan. 

HR tidak boleh mengadopsi satu gaya manajemen saja. Sebaliknya, mereka harus mengenali berbagai gaya manajemen yang berbeda dalam menghadapi kondisi yang berbeda pula. Alhasil, HR pun lebih fleksibel dan mudah beradaptasi di tempat kerja.

Ada tiga variabel yang memengaruhi struktur sebuah organisasi dalam pendekatan kontingensi, yaitu ukuran organisasi, teknologi yang digunakan, dan gaya kepemimpinan. Setiap HR harus memahami tiga variabel tersebut karena bisa memengaruhi kinerja dan keberlangsungan organisasi.

Baca Juga: Apa itu Agile Leadership dan Penerapannya dalam Perusahaan

3. Pendekatan Sistem

Terakhir, ada pendekatan sistem. Pendekatan ini menyatakan bahwa organisasi adalah kumpulan dari berbagai komponen yang saling bekerja sama dalam mencapai tujuan. Organisasi terdiri dari berbagai departemen yang berbeda, tetapi saling berinteraksi dan memengaruhi. 

HR perlu menganalisis setiap departemen tersebut dalam satu kesatuan yang saling berhubungan, bukan sebagai entitas yang terpisah. Selain itu, HR juga perlu mempertimbangkan faktor eksternal dan lingkungan sekitar yang memengaruhi departemen tersebut.

Komponen yang perlu dianalisis dalam pendekatan sistem mencakup:

  • Input: mewakili faktor yang diperlukan untuk menciptakan barang dan jasa. Misalnya, bahan baku, modal, teknologi, atau informasi.
  • Proses transformasi: mewakili aktivitas atau kemampuan yang mengubah input menjadi output. Misalnya, beban kerja atau aktivitas operasional.
  • Output: mewakili hasil yang diproduksi oleh perusahaan. Misalnya, produk, layanan, dan hasil keuangan, seperti profit.
  • Feedback: mewakili informasi yang berkaitan dengan output. Feedback diperlukan dalam membuat keputusan yang berkaitan dengan input perusahaan.

Manfaat yang Bisa Dirasakan dari Penerapan Manajemen Modern

Teori manajemen modern perlu diterapkan dalam perusahaan karena membawa manfaat dan dampak positif. Apa saja manfaat dari penerapan manajemen modern?

1. Meningkatkan Produktivitas

Pertama, produktivitas karyawan maupun perusahaan bisa meningkat dengan menerapkan manajemen modern. Dalam menerapkan manajemen modern, kamu bisa menggunakan metode matematika dan statistik dalam menilai kinerja perusahaan. Kamu bisa menggunakan data ini untuk memahami perilaku karyawan serta mengembangkan solusi yang memaksimalkan potensi tenaga kerja mereka. Contohnya, membuat proses yang membuat tugas karyawan lebih efisien atau menawarkan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Baca Juga: Tidak Hanya Meningkatkan Produktivitas, Temukan 8 Manfaat Pengembangan SDM bagi Bisnis Kamu

2. Membantu Pengambilan Keputusan

Berikutnya, kamu bisa mengambil keputusan yang tepat dalam menerapkan manajemen modern. Teori ini memberikan insight mengenai faktor atau elemen yang perlu dianalisis. Hasil analisisnya bisa menjadi bahan evaluasi perusahaan secara keseluruhan organisasi atau hanya terbatas pada departemen. Kamu pun bisa mengidentifikasi masalah dan mencari solusi potensial dari masalah tersebut. Selain itu, solusi dan keputusan akhir yang dibuat didukung dengan penggunaan teknik matematika dan data.

3. Meningkatkan Keterlibatan Karyawan

Teori manajemen modern digunakan dalam mengetahui motivasi karyawan dalam bekerja. Dari penerapan teori ini, kamu bisa mengenali dan menginisiasi berbagai program untuk meningkatkan kepuasan karyawan. Apabila mereka puas, semangat dan keterlibatan karyawan dalam perusahaan pun meningkat sehingga mereka ingin terus bekerja dalam perusahaanmu.

Baca Juga: Memahami Konsep Employee Engagement dan Manfaatnya

4. Mengutamakan Objektivitas

Teori manajemen modern mengutamakan objektivitas melalui penggunaan teknik matematika. Kamu bisa membuat keputusan berdasarkan data daripada hanya mengandalkan perasaan. Selain itu, teori manajemen modern juga menguji berbagai pilihan sebelum mengambil keputusan terbaik yang bisa mendukung perusahaan. Hasilnya, kamu bisa menerapkan solusi yang lebih efektif untuk perusahaanmu.

5. Meningkatkan Kemampuan Adaptasi

Terakhir, kamu bisa meningkatkan kemampuan adaptasi alias adaptability perusahaanmu lewat penerapan teori manajemen modern. Sekilas dijelaskan bahwa teori ini mengakui bahwa perusahaan berada dalam lingkungan yang berubah dengan pesat. Ketika menerapkan teori ini, kamu pun mengenali faktor internal dan eksternal terhadap suatu perusahaan serta menghasilkan beberapa pendekatan dalam menghadapi perubahan tersebut. Misalnya, penggunaan teknologi baru untuk menyederhanakan proses produksi.

Kesimpulannya, manajemen modern merupakan teori yang relevan dan perlu diterapkan pada perkembangan zaman yang kian pesat seperti sekarang ini. Dalam menerapkan manajemen modern, kamu bisa mendapatkan informasi dan data yang lebih objektif dan berdasarkan penghitungan matematis sehingga bisa menghasilkan keputusan yang lebih akurat mengenai karyawanmu.

Penerapan manajemen modern akan membutuhkan karyawan yang tepat untuk memastikan implementasinya lancar. Temukan talenta yang tepat dengan kebutuhan perusahaan dengan layanan talent acquisition dari RecruitFirst. Sebagai perusahaan alihdaya yang penuh dengan pengalaman, RecruitFIrst akan membantu perusahaan untuk menemukan talenta yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Hubungi kami segera untuk menemukan talenta terbaik perusahaanmu berikutnya!

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.