Perbedaan Kompensasi Langsung dan Tidak Langsung

Pengembangan Organisasi
16 Jan 2024

Kamu pasti sudah sadar mengenai pentingnya memberikan kompensasi kepada karyawan. Karyawan yang bahagia dengan kompensasi yang diberikan pasti menunjukkan semangat kerja yang maksimal. Perusahaan pun bisa menghasilkan performa yang meroket berkat peningkatan kinerja karyawan. Nah, kamu perlu memahami dua jenis kompensasi yang diberikan kepada karyawan, yaitu kompensasi langsung dan tidak langsung.

Yup, kompensasi yang kamu berikan tidak melulu berupa gaji atau bonus atas hasil kerja keras mereka. Kamu juga perlu menetapkan sejumlah kompensasi tidak langsung, seperti cuti, fasilitas, dan pelatihan karyawan.

Tapi, apa yang menjadi perbedaan antara kompensasi langsung dan tidak langsung? Agar lebih jelas, simak pembahasannya di bawah ini, yuk!

Pengertian Kompensasi Langsung

Kompensasi langsung atau direct compensation adalah kamu berikan ke karyawan dalam bentuk uang tunai. Kompensasi langsung dikenal juga sebagai kompensasi finansial. Nah, kompensasi jenis ini bisa berupa gaji dan komisi yang diberikan secara reguler, misalnya bulanan atau tahunan. Namun, ada juga kompensasi yang tidak selalu diberikan secara reguler, seperti bonus atau insentif.

Kompensasi langsung sangat penting karena menjadi sumber utama penghasilan karyawan. Tidak hanya itu, kompensasi langsung juga merupakan salah satu faktor yang tidak bisa diabaikan untuk membuat mereka semangat kerja.

Bisa dibayangkan kalau kamu bekerja tapi tidak dapat gaji yang memadai, pastinya rasanya kurang puas, kan? Nah, pemberian kompensasi langsung yang layak berarti kamu memberikan apresiasi dan penghargaan yang pantas buat karyawan. Jadi, karyawan pun merasa dihargai dan tentunya semakin semangat buat memberikan yang terbaik buat perusahaanmu!

Jenis Kompensasi Langsung yang Perusahaan Bisa Berikan

Agar bisa memahami dengan jelas mengenai kompensasi langsung, mari kamu lihat tiga jenisnya di bawah ini!

1. Gaji

Gaji merupakan pendapatan yang diterima karyawan sebagai tanda balas jasa perusahaan atau kinerjanya. Kompoen ini adalah komponen tetap dalam kompensasi langsung. Jumlahnya biasanya disesuaikan dengan posisi, pengalaman, dan pendidikan karyawan, tetapi tetap disesuaikan dengan ketentuan pengupahan yang berlaku. Dengan memberikan gaji yang kompetitif, perusahaan bisa menarik dan mempertahankan karyawan berbakat.?

Tentu kamu ingin punya tim karyawan yang hebat dan profesional, bukan? Nah, pemberian gaji yang sesuai akan mendatangkan talenta-talenta hebat yang tertarik buat jadi bagian dari perusahaan kamu!

2. Komisi

Komisi diberikan khusus untuk karyawan di bidang penjualan. Kenapa? Karena penghitungan komisi didasarkan pada tingkat atau volume penjualan yang berhasil mereka capai. Jadi, karyawan yang berhak mendapatkan komisi adalah sales, baik yang terjun ke lapangan atau mengadakan live shopping di media sosial.

Makin tinggi angka penjualan mereka, makin banyak juga komisinya yang kamu berikan. Komisi bisa jadi motivasi ekstra buat karyawan dalam mencapai target penjualan yang perusahaanmu tetapkan. Semangat berjualan dan mencapai hasil terbaik bakal selalu ada dalam diri karyawan karena pemberian komisi ini.

3. Insentif atau Bonus

Insentif atau bonus adalah kompensasi tambahan buat karyawan yang berhasil menciptakan kinerja luar biasa dalam pekerjaannya. Bonusnya bisa berupa uang tunai, liburan, atau hadiah seru lainnya. Dengan memberikan bonus, karyawan jadi lebih semangat buat meningkatkan kinerja dan capai target yang lebih keren. 

Nah, karyawan mana pun pasti menginginkan dapat bonus, bukan? Pemberian insentif atau bonus yang menarik menjadi cara perusahaan dalam meningkatkan semangat karyawan untuk mencapai prestasi yang gemilang.

Pengertian Kompensasi Tidak Langsung

Selain kompensasi langsung, ada juga kompensasi tidak langsung yang perusahaan bisa berikan. Nah, kompensasi ini tidak berbentuk uang tunai, tapi tetap memberikan manfaat luar biasa buat karyawan dalam aspek kehidupan pekerjaan maupun luar pekerjaan.

Kamu tahu, kan, kalau kebahagiaan dan kesejahteraan karyawan tidak cuma tergantung pada gaji saja. Ada banyak hal lain yang bisa kamu kasih sebagai bentuk apresiasi kepada mereka. Nah, inilah yang dinamakan kompensasi tidak langsung.

Jenis Kompensasi Tidak Langsung yang Perusahaan Bisa Berikan

Apa saja jenis kompensasi tidak langsung yang bisa kamu berikan kepada karyawanmu? Lihat daftarnya di bawah ini, yuk!

1. Cuti Tahunan

Memberikan jatah cuti yang cukup dan fleksibel adalah bentuk kompensasi tidak langsung yang paling disukai karyawan. Karyawan bisa punya keseimbangan antara kerja dan waktu luang dengan memanfaatkan jatah cuti yang tersedia.?

Hasilnya, mereka jadi lebih bahagia dan produktif! Karyawan yang punya keseimbangan antara kerja dan waktu untuk bersantai pasti lebih semangat dan bawa energi positif ke tempat kerja. Jadi, jangan lupa kasih cuti yang cukup ya!

2. Tunjangan

Tunjangan adalah bentuk kompensasi tidak langsung berupa manfaat tambahan untuk memfasilitasi karyawan. Misalnya adalah tunjangan kesehatan, transportasi, atau makan. 

Tunjangan membantu karyawan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membuat mereka lebih nyaman dalam bekerja. Tunjangan menunjukkan kalau kamu peduli dengan kesejahteraan karyawan, bukan hanya ketika di kantor, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

3. Asuransi

Jaminan kesehatan dan asuransi jiwa untuk karyawan juga termasuk kompensasi tidak langsung yang tidak kalah penting. Asuransi memberikan perlindungan buat karyawan kalau ada masalah kesehatan atau kecelakaan yang tidak terduga. 

Pemberian asuransi juga menunjukkan kepedulian kamu terhadap karyawan dan keluarganya. Mereka pun merasa lebih aman dan tenang, sehingga bisa fokus dan bekerja dengan lebih baik karena ada asuransi dari kantor.

4. Fasilitas

Fasilitas yang diberikan oleh perusahaan, seperti kantor yang nyaman, area rekreasi, atau fasilitas olahraga, bisa bikin karyawan betah dan semangat kerja. Pernahkah kamu merasa betah di tempat kerja karena ada fasilitas yang lengkap dan asyik? Nah, dengan memberikan fasilitas yang keren, kamu bisa bikin karyawan betah dan semangat datang ke kantor setiap hari!

5. Pelatihan Karyawan

Tanpa disadari, kesempatan pelatihan karyawan merupakan kompensasi tidak langsung yang dianggap berharga oleh mereka. Karyawan bisa tingkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Karier mereka pun ikut berkembang setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, kompensasi ini menunjukkan bahwa kamu ingin karyawan berkembang dan meningkatkan kualitas dirinya. Sebagai perusahaan yang peduli dengan pengembangan karyawan, tentu kompensasi ini bisa jadi keuntungan buat kamu juga!

Alasan Perusahaan Harus Memperhatikan Kompensasi Langsung dan Tidak Langsung

Tentu kamu sudah mengetahui kenapa penting memberikan kompensasi yang tepat buat karyawan? Nah, inilah alasan perusahaan harus memperhatikan kompensasi langsung dan tidak langsung:

  • Karyawan akan makin semangat untuk selalu berprestasi dan bekerja dengan sepenuh hati. Mereka pun merasa dihargai dan bakal berusaha kasih kontribusi terbaik buat perusahaan.
  • Kompensasi yang menarik juga bisa jadi daya tarik buat menarik talent berbakat buat bergabung. Jadi, talent atau pencari kerja bakal lebih tertarik buat jadi bagian dari perusahaan kamu.
  • Dengan kasih kompensasi yang baik, citra perusahaan bakal makin baik dan reputasinya sebagai tempat kerja yang asyik bakal dikenal oleh calon karyawan.
  • Terakhir tapi tak kalah penting, pemberian kompensasi yang baik menunjukkan ketaatan perusahaan terhadap regulasi perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, khususnya mengenai ketenagakerjaan.

Faktor-faktor Apa Saja yang Memengaruhi Besaran Kompensasi?

Berikut adalah beberapa faktor yang menentukan besaran kompensasi karyawan:

Faktor internal:

  • Posisi dan tanggung jawab: Posisi yang lebih tinggi dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar umumnya mendapatkan kompensasi yang lebih besar.
  • Keterampilan dan pengalaman: Karyawan dengan keterampilan dan pengalaman yang lebih tinggi umumnya mendapatkan kompensasi yang lebih besar.
  • Kinerja: Karyawan dengan kinerja yang baik umumnya mendapatkan kompensasi yang lebih besar.
  • Senioritas: Karyawan yang telah bekerja di perusahaan lebih lama umumnya mendapatkan kompensasi yang lebih besar.
  • Pendidikan dan pelatihan: Karyawan dengan pendidikan dan pelatihan yang lebih tinggi umumnya mendapatkan kompensasi yang lebih besar.

Faktor eksternal:

  • Pasar tenaga kerja: Kompensasi karyawan umumnya dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran tenaga kerja di pasar.
  • Kondisi ekonomi: Kompensasi karyawan umumnya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro.
  • Industri dan perusahaan: Kompensasi karyawan umumnya berbeda-beda di setiap industri dan perusahaan.
  • Kebijakan pemerintah: Pemerintah sometimes menetapkan peraturan mengenai upah minimum dan tunjangan karyawan.

Faktor lainnya:

  • Ukuran perusahaan: Perusahaan yang lebih besar umumnya memberikan kompensasi yang lebih besar kepada karyawannya.
  • Lokasi perusahaan: Biaya hidup di lokasi perusahaan dapat mempengaruhi besaran kompensasi karyawan.
  • Keuntungan perusahaan: Perusahaan yang lebih menguntungkan umumnya memberikan kompensasi yang lebih besar kepada karyawannya.

Perlu diingat bahwa besaran kompensasi karyawan ditentukan berdasarkan kombinasi dari berbagai faktor di atas. Tidak ada satu faktor yang menentukan besaran kompensasi secara mutlak.

Bagaimana? Kamu sudah paham mengenai perbedaan kompensasi langsung dan tidak langsung setelah membaca artikel ini, bukan? Jangan lupa untuk menyusunnya dalam paket kompensasi yang akan kamu berikan kepada talent yang akan direkrut ketika memasuki tahap offering nanti.

Belum menemukan talent yang tepat untuk perusahaanmu? Gunakan saja jasa rekrutmen dari RecruitFirst! Kami bisa membantu kamu dalam menemukan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan melalui executive search maupun penempatan kerja sementara, kontrak, dan permanen sesuai dengan kebutuhanmu. Hubungi kami dan temukan kandidat terbaik untuk perusahaanmu hanya bersama RecruitFirst!

Author

Debby Lim

As the practice leader of RecruitFirst Indonesia, Debby brings to the table over 13 years of industry experience.